Komponen Sistem Informasi Geografis

Teknologi Informasi

Sebelum membahas komponen SIG ada baiknya mengkaji terlebih dahulu arti dari teknologi informasi khususnya yang berkenan dengan pengelolaan sumber daya lahan. Teknologi informasi terdiri dari dua kata yaitu teknologi dan informasi; Nurpilihan (2002), berpendapat bahwa teknologi adalah cipta, karya dan karsa manusia untuk menghasilkan produk dan jasa dengan nilai tambah tinggi: sementara teknologi informasi dapat diartikan sebagai rekayasa manusia untuk mendapatkan produk dan jasa dan proses menyapaiannya dari pengirim ke penerima informasi.

Pemamfaatan Teknologi Informasi

Bagaimana bentuk menyampaian informasi teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya lahan yang dapat di gunakan secara signifikat Mubekti(2006), Berpendapat bahwa pemamfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan sumber daya lahan dapat berupa:

  1. Remote Sensing
  2. Computer mapping dan geographical system (GIS/SIG)
  3. Global Posi Oning System (GPS)
Ketika pemamfaatan teknologi informasi di atas berpotensi untuk menunjang pelaksanaan identifikasi potensi sumberdaya lahan; misalhnya remote sensing dan SIG diharapkan dpat memberikan informasi terkini secara akurat dan cepat mengenai sumberdaya lahan pertanian, terutama mengenai variasi spasial potensi dan status pemamfaatannya. Informasi dapat di gunakan untuk membuat pilihan-pilihan alternatif pengelolaan lahan pertanian yang rasional dan berkelanjutan, sehingga upaya menciptakan ketahanan pangan yang stabil dapat terwujud.

Sistem Informasi Geografis: merupakan sistm kompleks yang terintegrasi dengan sistem-sistem komputer lain di tingkat fungsional dan jaringan. Sistem SIG terdiri dari beberapa komponen berikut.

Sistem Informasi Geografis: terdiri atas layer data, seperti layer tematik dalam peta, SIG dataset mewakili kumpulan fitur individu dengan lokasi geografisnya dan bentuk serta informasi deskripsi tentang masing-masing fitur yang disimpan sebagai atribut.

Sebelum adanya SIG, Pembuat peta menciptakan seragkaian layer peta yang di gunakan untuk mengambarkan lokasi geografis dan ciri-cirinya. Peta yang di buat sering menggunakan layer transparansi yang memungkinkan untuk di lakukan overlay pada tabel cahaya. Tempilan yang terintegrasi ini di gunakan untuk memvisualisasikan hubungan spasial dan mendapatkan wawasan tentang karakteristik yang relevan dari suatu tempat. Praktisi akan menggunakan metode ini untuk membuat interpretasi serta menarik kesimpulan.

Berikut Komponen-Komponen Sistem Informasi Geografis

Perangkat Keras (Hadware)

Pada saat ini SIG dapat di gunakan dalam berbagai platform. Mulai dari PC Dekstop, Worksta on hingga mul user host yang digunakan oleh banyak orang secara bersama dalam jaringan luas. Perangkat keras sederhana yang sering di gunakan untuk SIG adalah komputer (PC), Mouse, Digitilizer, Printer, Plotter dan Scanner.

Perangkat Lunak (So Ware)

So ware SIG merupakan sistem yang tersusun secara madular. Basis data memegang peran penting dalam sistem ini. Setiap sub sitem diimplementasikan dengan menggunakan perangkat lunak yang terdiri dari berbagai modul, hingga tidak mengherankan jika ada perangkat SIG yang terdiri dari ratusan modul program (*exe) yang masing-masing dapat di eksekusi sendiri.

Data dan Informasi Geogra

SIG dapat mengumpulkan dan menyimpan data serta informasi yang diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung yaitu dengan cara mendijitasi data spasial dari peta dan memasukkan data atributnya dari tabel-tabel dan laporan. Sedangkan secara tdiak langsung dilakukan dengan cara mengimportnya perangkat-perangkat lunak SIG yang lain.

Manajemen

Proyek SIG akan baik bila ditangani oleh orang yang memiliki keahlian yang tepat pada semua tingkatan. Susunan keahlian kemampuan pengola SIG sangat penting untuk menjalankan fungsi SIG. Biasanya organisasi pengola ini menyebar dari grup yang memngelola hal-hal berkait dengan manajemen dan yang berkaitan dengan teknis. Secara sederhana keahlian yang penting dalam suatu SIG adalah manajer, ahli, database, kartografi, manajer sistem, programmer dan teknisi untuk pemasukan dan pengeluaran data.

SIG juga merupakan sistem yang mampu mengelola informasi geologi berdasarkan pada tiga aspek fundamental, yang terdiri ats feature (kumpulan points, lines, dan polygons), a ributes dan imagery.

Sebagian besar data yang akan ditangani dalam SIG merupakan data spesial yaitu sebuah data yang berorientasi geografis, memiliki sistem koordinat tertentu sebagai dasar referensinya dan mempunyai dua bagian penting yang membuatnya berbeda dari data lain, yaitu informasi lokasi (spesial)dan informasi deskriptif (a ribute) yang dijelaskan berikut ini:

  1. Featur/spa al, berkaitan dengan suatu koordinat baik koordinat geografi (lintang dan bujur) dan koordinat XYZ, termasuk dintaranya informasi datum dan proyeksi. Data vektor merupakan bentuk bumi yang direpresentasikan ke dalam kumpulan garis, area (daerah yang dibatasi oleh garis berawal dan berakhir pada titik yang sama), titik dan nodes (merupakan titik perpotongan antara dua buah garis). Keuntungan utama dari format data vektor adalah ketetapan dalam merepresentasikan fitur titik, batasan dan garis lurus. Hal ini sangat berguna untuk analisa yang membutuhkan ketetapan posisi, misalnya pada basis data batas-batas kadaster. Contoh penggunaan lainnya adalah untuk mendifinisikan hubungan spesial dari beberapa fitur. Kelemahan data vektor yang utama adalah ketidakmampuannya dalam mengakomodasi perubahan gradual.
    • Point/Titik, menentukan lokasi featur geografis yang terlalu kecil untuk digambarkan sebagai garis atau daerah, seperti lokasi tiang telepon, dan stasiun pengukur/pengamatan,alamat lokasi, atau koordinat GPS.
    • Line/Garis, mewakili bentuk dan lokasi objek geografis yang terlalu sempit untuk digambarkan sebagai daerah. Garis juga digunakan untuk mewakili fitur yang memiliki panjang tapi tidak memiliki luas, seperti garis kontur dan batas-batas administratif.
    • Polygon adalah area tertutup yang mewakili bentuk dan lokasi dari fitur homogen seperti negara, kabupaten, jenis tanah, dan zona landuse.
    • Gambar: Point, line, and area features.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here