Skip to main content

Operasi Dasar Basis Data

OPERASI DASAR BASIS DATA



Anwari.web.id - Di didalam sebuah disk, basis data dapat diciptakan dan dapat pula ditiadakan. Di dalam sebuah disk, kita dapat pula menempatkan beberapa (lebih dari satu) basis data. sementara dalam sebuah basis data, kita dapat menempatkan satu atau lebih tabel. Pada label inilah sesungguhnya data disimpandan ditempatkan. Setiap basis data umumnya dibuat untuk mewakili sebuah semesta data yang spesifik. Misalnya, ada basis data kepegawaian, basis data akademik, basis data inventori (pergudangan), dan sebagainya. sementara dalam basis data akademik, misalnya, kita dapat menempatkan tabel mahasiswa, tabel mata kuliah, tabel dosen, tabel jadwal, tabel kehadiran, tabel nilai, dan seterusnya.

Gambar: Operasi Dasar Basis Data
Karena itu, operasi-operasi dasar yang dapat kita lakukan berkenaan dengan basis data dapat meliputi:
A. Pembuatan basis data baru (create database), yang identik dengan pembuatan lemari arsip yang baru.
B. Penghapusan basis data (drop database), yang identik dengan perusakan lemari arsip (sekaligus beserta isinya, jika ada)
C. Pembuatan tabel baru ke suatu basis data (create tabel), yang identik dengan penambahan map arsip baru ke sebuah lemari arsip yang telah ada.
D. Penghapusan tabel dari suatu basis data (drop table), yang identik dengan perusakan map arsip lama yang ada di sebuah lemari arsip.
E. Penambahan/pengisian data baru kesebuah tabel disebuah basis data (insert), yang identik dengan penambahan lembaran arsip ke sebuah map arsip.
F. Pengambilan data dari sebuah tabel (query), yang identik dengan pencarian lembaran arsip dari sebuah map arsip.
G. Pengubahan data daru sebuah tabel (update), yang identik dengan perbaikan isi lembaran arsip yang ada di sebuah arsip.
H. Penghapusan data dari sebuah tabel (delete), yang identik dengan penghapusan sebuah lembaran arsip yang ada disebuah map arsip.

Baca Juga: Apa Itu Basis Data Dan Definisinya

Operasi yang berkenan dengan pembuatan objek (basis data dan tabel) merupakan operasi awal yang hanya dilakukan sekali dan berlaku seterusnya. Sedang operasi-operasi yang berkaitan dengan isi tabel (data) merupakan operasi rutin yang akan berlangsung berulang-ulang dan karena itu operasi-operasi inilah yang lebih tepat mewakili aktivitas pengelolaan (menagement) dan pengolahan (processing) data dalam basis data.

OBJEKTIF BASIS DATA


Telah disebut di awal bahwa tujuan awal dan utama dalam pengelolaan data dalam sebuah basis data adalah agar kita dapat memperoleh menemukan kembali data (yang kita cari) dengan mudah dan cepat. Di samping itu, pemamfaatan basis data untuk pengelolaan data, juga memiliki tujuan-tujuan lain.

Secara lebi lengkap, pemamfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut ini:

A. Kecepatan dan kemudahan (speed)


Pemamfaatan basis data memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan/manipulasi terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut dengan lebih cepat dan mudah, dari pada jika kita menyimpan data secara manual (non-elektronik) atau secara elektronis (tetapi tidak dalam bentuk penerapan basis data, misalnya dalam bentuk spread sheet atau dokumen teks biasa).

B. Efesiensi ruang penyimpanan (space)


Karena keterkaitan yang erat atar kelompok data dalam sebuah basis data, maka redundansi (pengulangan) data pasti akan selalu ada. Banyaknya redundasi ini tentu akan memperbesar ruang menyimpanan (Baik di memori utama maupun memori sekunder) yang harus disediakan. Dengan basis data, Efesiensi/optimasi penggunaan ruang penyimpanan dapat dilakukan, karena kita dapat melakukan penekanan jumlah redundansi data, baik dengan menerapkan sejumlah pengorderan atau dengan membuat relasi-relasi (dalam bentuk rabel) antar kelompok data yang saling berhubungan.

C. Keakurantan (accuracy)


Pemamfaatan pengkodean atau pembentukan relasi antardata bersama dengen penerapa aturan/batasan (contraint)tipe data, domain data, keunikan data, dan sabagainya, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basisdata, sangat berguna untuk menekan ketidakakuratan penyimpanan data.

D. Ketersediaan (availability)
E. Kelengkapan (completeness)
F. Keamanan (scurity)
G. Kebersamaan pemakaian (sharability)

PENERAPAN BASIS DATA


Hampir di semua aspek pemamfaatan perangkat komputer dalam sebuah oraganisasi/perusahaan senantiasa berhubungan dengan basis data. Perangkat komputer dalam suatu organisasi/perusahaan biasanya digunakan untuk menjalankan fungsi pengelolaan sistem informasi, yang dewasa ini sudah menjadi suatu keharusan, demi untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, keakuratan, kecepatan operasional organisasi/perusahaan tersebut. Basis data merupakan sala satu komponen utama dalam setiap sistem informasi. Tidak ada sistem informasi yang bisa dibuat dan dijalankan tampa adanya basis data.

Secara lebih nyata, bidang-bidang fusngisonal yang telah umum memanfaatkan basis data demi efisiensi, akurasi dan kecepatan operasi antara lain adalah.

a. Kepegawaian

Untuk berbagai perusahaan yang memiliki banyak pegawai.

b. Pergudangan (Inventory)

Untuk perusahaan manufaktur (pabrikan). grosir, apotik, dan lain-lain.

c. Akuntansi

Untuk berbagai perusahaan

e. Reservasi

Untuk hotel, pesawat, kereta api, dan lain-lain.

f Layanan Pelanggan (Custumer Care)

Untuk perusahaan yang berhubungan dengan banyak pelaggan (bank, konsultasi, dan lain-lain).

g. Dan Lain-lain


Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar