Skip to main content

Apa Itu Basis Data

APA ITU BASIS DATA

Basis data (Database) dapat dibayangkan sebagai sebuah lemari arsip. Jika kita memiliki sebuah lemari arsip dan berwenang/bertugas untuk mengelolanya, maka kemungkinan besar kita akan melakukan hal-hal seperti: memberi sampul/map pada kumpulan/bundle arsip yang akan disimpan, menentukan kelompok/jenis arsip, memberi penomoran dengan pola tertentu yang nilainya unik pada setiap sampul/map, lalu menentukan arsip-arsip tersebut dengan cara/urutan tertentu di dalam lemari .

Kalaupun hal-hal tersebut tidak seluruhnya dilakukan, paling tidak, semua lemari arsip menerapkan suatu aturan/cara tertentu tentang bagaimana keseluruhan arsip-arsip tadi ditempatkan /disusun. Yang paling sederhana, tentu, menyusun/menempatkan arsip-arsip tadi sesuai kedatangannya (kronologisnya) dan tampa pengelompokkan. Hampir tidak akan pernah kita jumpai adanya lemari arsip yang tidak memiliki aturan/cara dalam penyusunan/menempatkan arsip-arsip didalamnya.

Baca Juga: Sistem Basis Data

Bahkan untuk sebuah lemari buku atau baju pun, secara alamiah, kita sering kali menerapkan suatu cara/aturan tertentu dalam menyusun/menepatkan buku-buku atau baju-baju itu didalam sebuah lemari. Upaya menyusun/penempatan ini memang baru kita lakukan jika kita rasakan, bahwa buku atau baju tersebut sudah cukup cukup banyak.

Mengapa hal-hal itu perlu kita lakukan ? jawaban sederhana: kita berharap agar pada suatu saat nanti, sewaktu kita bermaksud untuk mencari dan mengambil kembali arsip atau buku atau baju dari lemari masing-masing kita dapat melakukannya dengan mudah dan cepat.

DEFINISI BASIS DATA


Basis data terdiri atas dua kata, yaitu basis dan data. Basis kurang lebih dapat di artikan sebagai markas atau gudang , tempat bersarang/berkumpul. Sedangkan data adalah reperentasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti manusia (pegawai, siswa, pembeli, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep keadaan , dan sabagainya, yang direkam dalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

SUDUT PANDANG BASIS DATA


Basis data sendiri dapat definisikan dalam sejumlah sudut pandang seperti:
a. Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang di organisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimamfaatkan kembali dengan cepat dan mudah. b. Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tampa pengulangan (redundansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi sebagai kebutuhan. c. Kumpulan file/table/arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronik.

PRINSIP KERJA BASIS DATA


Basis data dan lemari arsip sesungguhnya memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama. Prinsip utamanya adalah pengaturan data/arsip. Dan tujuan utamanya adalah kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan kembali data/arsip. Jika lemari arsip menggunakan lemari dari besi atau kayu sebagai media penyimpanan, maka basis data menggunakan media penyimpanan elektronis seperti disk (disket atau hardisk).

Baca Juga: Operasi Dasar Basis Data

Hal ini merupakan konsekuensi yang logis, karena lemari arsip langsung di kelola/ditangan oleh manusia, sementara basis data dikelola/ditangani melalui perantara alat/mesin pintar elektonis (yang kita kenal sebagai komputer). Perbedaan media ini yang selanjutnya melahirkan perbedaan-perbedaan lain yang menyangkut jumlah dan jenis metode/cara yang dapat digunakan dalam upaya penyimpanan.

Gambar: Sistem Basis Data

Satu hal yang juga harus diperhatikan, bahwa basis data bukan hanya sekedar penyimpanan data secara elektronis (dengan bantuan computer). Artinya , tidak semua bentuk penyimpanan data secara elektronis bisa disebut basis data. Kita dapat menyimpan dokumen berisi data dalam file teks (dengan program pengolah kata), file spread sheet, dan lian-lain, tetapi tidak bisa disebut sabagai basis data. Karena didalamnya tidak ada pemilahan dan pengelompokkan data sesuai jenis / fungsi data, sehingga akan menyulitkan pencarian data kelak.

Baca Juga: Struktur Sistem Basis Data Keseluruhan

Yang sangat di tonjolkan dalam basis data adalah pengaturan / pemilahan/pengelompokkan/pengorganisasian data yang akan kita simpan sesuai fungsi/jenisnya. Pemilahan / pengelompokan/pengorganisasian ini dapat berbentuk sejumlah file/table terpisah atau dalam bentuk pendefinisian kolom-kolom/field-field data dalam setiap file/table.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar